Bagikan:

Amalan Sunnah untuk Bayi Baru Lahir Menurut Rasulullah SAW: Panduan Lengkap bagi Orang Tua Muslim
Apa saja amalan sunnah untuk bayi baru lahir menurut Rasulullah SAW? Simak panduan lengkap mulai dari tahnik, memberi nama, aqiqah, mencukur rambut, hingga doa untuk bayi berdasarkan hadis dan pendapat ulama.
Kelahiran seorang bayi merupakan salah satu nikmat terbesar yang Allah SWT anugerahkan kepada sebuah keluarga. Kehadiran buah hati membawa kebahagiaan, sekaligus amanah besar bagi kedua orang tua untuk mendidiknya menjadi pribadi yang bertakwa dan berakhlak mulia.
Islam sebagai agama yang sempurna telah memberikan tuntunan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk cara menyambut kelahiran bayi. Rasulullah SAW mencontohkan beberapa amalan sunnah yang dapat dilakukan oleh orang tua sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus doa agar anak tumbuh dalam keberkahan.
Lalu, apa saja amalan sunnah untuk bayi baru lahir menurut Rasulullah SAW? Artikel ini akan membahasnya secara lengkap berdasarkan hadis, pendapat ulama, serta hikmah di balik setiap amalan tersebut.
Mengapa Sunnah Kelahiran Penting?
Sunnah-sunnah yang dilakukan setelah kelahiran bayi bukan sekadar tradisi. Setiap amalan memiliki nilai ibadah dan mengandung hikmah yang besar.
Dengan menghidupkan sunnah Rasulullah SAW, orang tua menunjukkan rasa syukur kepada Allah SWT, memperkuat ikatan spiritual dalam keluarga, serta memulai kehidupan anak dengan nilai-nilai Islam sejak hari pertama.
Selain itu, amalan-amalan ini juga menjadi pengingat bahwa anak adalah amanah yang harus dijaga, dididik, dan dibimbing menuju jalan yang diridhai Allah.
1. Bersyukur kepada Allah SWT atas Kelahiran Anak
Amalan pertama yang dianjurkan adalah memperbanyak rasa syukur kepada Allah SWT.
Rasa syukur dapat diwujudkan dengan:
- Mengucapkan Alhamdulillah.
- Memperbanyak doa.
- Bersedekah sesuai kemampuan.
- Menjalankan sunnah-sunnah kelahiran yang diajarkan Rasulullah SAW.
Allah SWT berfirman bahwa apabila seorang hamba bersyukur, maka Allah akan menambah nikmat kepadanya.
2. Mendoakan Bayi yang Baru Lahir
Mendoakan bayi merupakan sunnah yang sangat dianjurkan.
Doa yang masyhur adalah:
Tulisan Arab
بَارَكَ اللَّهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوبِ لَكَ، وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ، وَبَلَغَ أَشُدَّهُ، وَرُزِقْتَ بِرَّهُ
Latin
Barakallahu laka fil mauhubi laka, wa syakartal wahiba, wa balagha asyuddahu, wa ruziqta birrahu.
Artinya
"Semoga Allah memberkahimu atas anak yang dianugerahkan kepadamu, menjadikanmu pandai bersyukur kepada Sang Pemberi, semoga ia mencapai usia dewasa, dan semoga Allah menganugerahkan baktinya kepadamu."
Doa ini sering dibacakan ketika menjenguk bayi yang baru lahir.
3. Melakukan Tahnik
Tahnik adalah sunnah Rasulullah SAW yang dilakukan dengan mengunyahkan kurma hingga lembut, kemudian mengoleskannya ke langit-langit mulut bayi.
Bagikan:
Lainnya di Kajian
Lihat kategori
Hukum Investasi Sukuk dalam Islam: Apakah Sukuk Benar-Benar Halal?
Bagaimana hukum investasi sukuk dalam Islam? Simak penjelasan tentang sukuk syariah, akad, dalil, fatwa DSN-MUI, riba, serta ketentuan agar investasi sukuk sesuai syariah.
BACA ARTIKEL
Perbedaan Murabahah, Mudharabah, dan Musyarakah dalam Bank Syariah
Apa perbedaan murabahah, mudharabah, dan musyarakah? Simak pengertian, cara kerja, contoh, kelebihan, serta tabel perbandingan ketiga akad utama dalam bank syariah.
BACA ARTIKEL
Investasi dalam Islam: Pengertian, Hukum, dan Jenis Investasi yang Halal
Investasi dalam Islam adalah cara mengembangkan harta sesuai prinsip syariah. Pelajari pengertian, hukum investasi, prinsip, dan jenis investasi halal dalam Islam.
BACA ARTIKEL
Investasi Reksa Dana Syariah dalam Islam: Hukum, Cara Kerja, Risiko, dan Cara Memilihnya
Investasi reksa dana syariah dalam Islam: pahami hukum, cara kerja, jenis, keuntungan, risiko, dan tips memilih reksa dana syariah yang tepat.
BACA ARTIKEL