Bagikan:

Asuransi Syariah: Pengertian, Cara Kerja, Jenis, dan Perbedaannya dengan Asuransi Konvensional
Peserta membayar sejumlah kontribusi secara berkala.
Kontribusi ini kemudian dipisahkan menjadi beberapa bagian sesuai akad yang digunakan.
2. Dana Masuk ke Dana Tabarru'
Sebagian besar dana ditempatkan ke dalam Dana Tabarru'.
Dana ini merupakan milik seluruh peserta.
Dana tersebut digunakan untuk membantu peserta lain yang mengalami musibah sesuai ketentuan polis.
3. Perusahaan Bertindak Sebagai Pengelola
Perusahaan tidak memiliki dana tabarru'.
Perannya hanya sebagai pengelola dengan memperoleh imbalan berupa ujrah (fee) sesuai akad.
Hal ini berbeda dengan perusahaan asuransi konvensional yang umumnya menerima premi sebagai pendapatan perusahaan.
4. Klaim Dibayarkan dari Dana Bersama
Ketika salah satu peserta mengalami risiko yang dijamin, pembayaran klaim dilakukan menggunakan dana tabarru'.
Dengan demikian, peserta sebenarnya saling membantu satu sama lain.
5. Surplus Underwriting
Jika terdapat kelebihan dana setelah dikurangi pembayaran klaim dan cadangan, maka dapat terjadi surplus underwriting.
Surplus ini dapat dibagikan kepada peserta sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga peserta berpotensi memperoleh manfaat tambahan.
Akad dalam Asuransi Syariah
Keunikan utama asuransi syariah terletak pada akad yang digunakan.
Beberapa akad yang umum digunakan antara lain:
Akad Tabarru'
Akad hibah atau dana kebajikan yang digunakan untuk saling membantu antar peserta.
Akad Wakalah bil Ujrah
Peserta memberikan kuasa kepada perusahaan untuk mengelola dana dengan memperoleh imbalan berupa fee (ujrah).
Akad Mudharabah
Bagikan:
Lainnya di Kajian
Lihat kategori
Amalan Sunnah untuk Bayi Baru Lahir Menurut Rasulullah SAW: Panduan Lengkap bagi Orang Tua Muslim
Apa saja amalan sunnah untuk bayi baru lahir menurut Rasulullah SAW? Simak panduan lengkap mulai dari tahnik, memberi nama, aqiqah, mencukur rambut, hingga doa untuk bayi berdasarkan hadis dan pendapat ulama.
BACA ARTIKEL
Hukum Investasi Sukuk dalam Islam: Apakah Sukuk Benar-Benar Halal?
Bagaimana hukum investasi sukuk dalam Islam? Simak penjelasan tentang sukuk syariah, akad, dalil, fatwa DSN-MUI, riba, serta ketentuan agar investasi sukuk sesuai syariah.
BACA ARTIKEL
Perbedaan Murabahah, Mudharabah, dan Musyarakah dalam Bank Syariah
Apa perbedaan murabahah, mudharabah, dan musyarakah? Simak pengertian, cara kerja, contoh, kelebihan, serta tabel perbandingan ketiga akad utama dalam bank syariah.
BACA ARTIKEL
Investasi dalam Islam: Pengertian, Hukum, dan Jenis Investasi yang Halal
Investasi dalam Islam adalah cara mengembangkan harta sesuai prinsip syariah. Pelajari pengertian, hukum investasi, prinsip, dan jenis investasi halal dalam Islam.
BACA ARTIKEL