Bagikan:

Sukuk Syariah: Pengertian, Cara Kerja, Keuntungan, Risiko, dan Cara Investasinya
2. Memperoleh Imbal Hasil
Investor memperoleh imbal hasil sesuai ketentuan produk.
Besarnya imbal hasil berbeda-beda antara satu seri atau produk dengan produk lainnya.
Karena itu, investor harus membaca informasi penerbitan sebelum melakukan pembelian.
3. Dapat Menjadi Diversifikasi Portofolio
Sukuk dapat digunakan untuk melakukan diversifikasi investasi.
Investor tidak harus menempatkan seluruh dana pada saham atau deposito. Sebagian portofolio dapat dialokasikan ke instrumen pendapatan tetap berbasis syariah sesuai tujuan dan profil risiko.
4. Cocok untuk Tujuan Keuangan Jangka Menengah
Produk sukuk dengan tenor tertentu dapat digunakan untuk tujuan keuangan jangka menengah.
Namun, investor harus menyesuaikan tenor investasi dengan kebutuhan dana agar tidak mengalami kesulitan ketika membutuhkan uang sebelum jatuh tempo.
5. Membantu Pembiayaan Negara atau Kegiatan Produktif
Pada Sukuk Negara, dana yang dihimpun digunakan untuk mendukung pembiayaan negara sesuai dengan ketentuan penerbitan.
Dengan demikian, investor tidak hanya memperoleh potensi imbal hasil tetapi juga berpartisipasi dalam pembiayaan melalui instrumen yang sesuai prinsip syariah.
Risiko Investasi Sukuk Syariah
Meskipun sering dianggap sebagai investasi yang relatif stabil, sukuk tetap memiliki risiko.
1. Risiko Pasar
Untuk sukuk yang dapat diperdagangkan di pasar sekunder, harga dapat berubah.
Jika investor menjual sukuk sebelum jatuh tempo, harga jual bisa lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan harga pembelian.
2. Risiko Likuiditas
Tidak semua sukuk dapat dengan mudah dijual sebelum jatuh tempo.
Sukuk yang memiliki pasar sekunder cenderung memiliki mekanisme likuiditas berbeda dari produk yang tidak dapat diperdagangkan.
Karena itu, investor perlu memahami apakah produk yang dibeli dapat dijual kembali.
3. Risiko Penerbit
Pada sukuk korporasi, kondisi keuangan perusahaan penerbit menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.
Bagikan:
Lainnya di Kajian
Lihat kategori
Amalan Sunnah untuk Bayi Baru Lahir Menurut Rasulullah SAW: Panduan Lengkap bagi Orang Tua Muslim
Apa saja amalan sunnah untuk bayi baru lahir menurut Rasulullah SAW? Simak panduan lengkap mulai dari tahnik, memberi nama, aqiqah, mencukur rambut, hingga doa untuk bayi berdasarkan hadis dan pendapat ulama.
BACA ARTIKEL
Hukum Investasi Sukuk dalam Islam: Apakah Sukuk Benar-Benar Halal?
Bagaimana hukum investasi sukuk dalam Islam? Simak penjelasan tentang sukuk syariah, akad, dalil, fatwa DSN-MUI, riba, serta ketentuan agar investasi sukuk sesuai syariah.
BACA ARTIKEL
Perbedaan Murabahah, Mudharabah, dan Musyarakah dalam Bank Syariah
Apa perbedaan murabahah, mudharabah, dan musyarakah? Simak pengertian, cara kerja, contoh, kelebihan, serta tabel perbandingan ketiga akad utama dalam bank syariah.
BACA ARTIKEL
Investasi dalam Islam: Pengertian, Hukum, dan Jenis Investasi yang Halal
Investasi dalam Islam adalah cara mengembangkan harta sesuai prinsip syariah. Pelajari pengertian, hukum investasi, prinsip, dan jenis investasi halal dalam Islam.
BACA ARTIKEL