Islamind
AllBeritaIbadahKajianTokohUncategorized
Diposting pada 03 Jul 2026Diedit pada 03 Jul 2026

Bagikan:

Tata Cara Aqiqah Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Tata Cara Aqiqah Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Pelajari tata cara aqiqah sesuai sunnah Rasulullah SAW, mulai dari waktu pelaksanaan, niat, penyembelihan, mencukur rambut bayi, hingga pembagian daging aqiqah.

Aqiqah merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran seorang anak. Selain menjadi wujud syukur, aqiqah juga merupakan sunnah yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW sehingga memiliki nilai ibadah yang besar apabila dilaksanakan sesuai tuntunan syariat.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami tata cara aqiqah sesuai sunnah Rasulullah SAW. Ada yang menganggap aqiqah hanya sekadar menyembelih kambing, padahal terdapat beberapa amalan sunnah yang menyertai pelaksanaannya, seperti mencukur rambut bayi, memberikan nama yang baik, hingga membagikan daging aqiqah kepada kerabat dan masyarakat.

Dengan memahami tata cara aqiqah yang benar, umat Islam dapat menjalankan ibadah ini sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW tanpa berlebihan maupun mengurangi tuntunan yang telah disyariatkan.

Artikel ini akan membahas secara lengkap tata cara aqiqah sesuai sunnah, mulai dari dalil, waktu pelaksanaan, proses penyembelihan, hingga pembagian daging aqiqah.

Apa Itu Aqiqah?

Aqiqah adalah ibadah berupa penyembelihan hewan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran seorang anak.

Secara bahasa, kata aqiqah berarti rambut yang tumbuh di kepala bayi sejak lahir. Sedangkan menurut istilah syariat, aqiqah adalah penyembelihan kambing atau domba yang dilakukan pada waktu tertentu sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.

Aqiqah termasuk sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) bagi orang tua yang mampu.

Bagikan:

Lainnya di Ibadah

Lihat kategori